Sebelum bertanding, seorang atlet mempersiapkan diri jauh-jauh hari melalui latihan yang sangat serius. Ia harus bangun dan tidur lebih awal agar tubuhnya tetap bugar. Ia juga harus menjaga pola makan secara ketat agar kondisi tubuhnya tetap ideal. Ia tidak membiarkan fokusnya teralihkan oleh berbagai godaan. Tanggung jawab yang sama seharusnya kita jalani sebagai anak-anak Allah. Sejak menyebut diri sebagai anak-Nya, kita dipanggil untuk menjaga kekudusan hidup.
Petrus mengajak setiap orang percaya untuk menyiapkan diri secara serius dan sadar penuh dalam menjalani hidup sebagai anak- anak Allah. Ia menekankan bahwa hidup yang telah ditebus oleh Kristus harus mencerminkan kekudusan Tuhan. Kekudusan di sini bukan sekadar perilaku religius, melainkan hidup yang dipisahkan dari cara hidup yang lama dan berkomitmen untuk taat kepada Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Kekudusan juga bukan hanya menjauhi dosa, tetapi mengarahkan seluruh hidup untuk menjadi serupa dengan Kristus.
Youth, berbagai godaan sering kali tampak indah, nikmat, dan seolah-olah mempermudah hidup. Namun, ingatlah bahwa apa yang terlihat indah, terasa nikmat, dan tampak memudahkan tidak selalu benar. Justru pada saat seperti itulah kita harus semakin waspada. Sebab, kejatuhan manusia bukan dimulai dari kesulitan-kesulitan, melainkan dari kemudahan-kemudahan serta godaan-godaan yang menawan di dalamnya. Oleh karena itu, jagalah kekudusan hidup di dalam Tuhan di tengah dunia yang tidak kudus ini.
- Mengapa Petrus menekankan kehidupan yang kudus?
- Godaan apakah yang bisa menjatuhkan kekudusanmu?
Pokok Doa: Menjaga kekudusan dalam pergaulan.
