Kiki baru saja tiba di rumah dari sekolah. Wajahnya tampak gembira karena ingin segera menikmati bakpia dari Om Nikolaus. “Ma, bakpianya ada di mana?” tanya Kiki. “Maaf, Ki, tadi ada tukang sampah lewat. Dia bawa anaknya. Jadi, Mama kasih bakpianya ke anak tukang sampah,” jawab Mama. “Kok Mama kasih, sih? Sepanjang jalan aku udah bayangin makan bak-pia kesukaanku,” ujar Kiki kesal. “Ini bakpianya. Mama cuma mau menguji kamu. Kamu mau berbagi atau tidak.”
Adik-adik, bukan hanya Mama yang menguji Kiki. Mari kita membaca Kejadian 22:1-12! Allah menguji Abraham. Allah meminta Abraham untuk mempersembahkan anaknya di atas mezbah kurban bakaran. Abraham mematuhinya. Ia membawa Ishak untuk menjadi kurban bakaran. Ketika hendak menyembelih Ishak dengan pisau, Malaikat TUHAN mencegah Abraham. Syukurlah, ternyata Allah hanya menguji Abraham.
Adik-adik, Tuhan tidak hanya menguji Abraham, tetapi kita juga. Yuk, kita tetap setia mematuhi perintah-Nya!
Doa: Bapa di surga, mampukan aku untuk menjalankan perintah-perintah-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus, aku memohon. Amin.
