Kiki dan Tito sedang ber-main balok bersama. Tito mencoba membangun menara dari balok, tapi selalu roboh. Melihat itu, Kiki mencoba memberi contoh, “Mulai dari yang besar dulu di bawah, To”. “Ah, aku bisa sendiri!” sahut Tito kesal. Tapi menaranya tetap roboh. Akhirnya Tito menurut. Mulai dari yang besar dulu di bawah dan menaranya pun berdiri tegak.
Adik-adik, dahulu juga ada seorang yang tidak mau mendengar. Mari kita baca kisahnya di 2 Raja-raja 5:10–14! Naaman adalah panglima yang sakit kusta. Nabi Elisa menyuruhnya man-di di Sungai Yordan agar sembuh. Mendengar hal tersebut, Naaman malah marah dan tidak mau mandi di Sungai Yordan. Untungnya, pega-wainya menasihati dia. Setelah ia mau mendengar dan melakukan yang Nabi Elisa katakan, Naaman pun sembuh.
Adik-adik, terkadang kita malas mendengar dan mengikuti arahan karena merasa sudah tahu. Tapi, dalam belajar, mendengar dan mengikuti arahan sangatlah penting. Yuk, jadi anak yang mau mendengar dan mengikuti arahan!
Doa: Bapa yang di surga, ajar aku rendah hati, mau mendengar
dan mengikuti arahan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
