Suatu hari di sekolah, murid-murid berkata bahwa besok akan ada ulangan Matematika. “Aku tidak mau langsung percaya kalau bukan Ibu Lina yang mengumumkannya,“ kata Didi. Ketika Ibu Lina mengumumkannya di kelas, Didi percaya dan tidak merasa ragu lagi.
Adik-adik, Tomas juga pernah ragu. Ia tidak langsung percaya bahwa Yesus sudah bangkit sebelum melihat-Nya sendiri. Mari kita baca Yohanes 20:24-29! Namun, saat Yesus datang dan menunjukkan bekas luka-Nya, Tomas mau percaya dan berkata, “Ya Tuhanku dan Allahku!” Meskipun pada awalnya Tomas merasa ragu, tetapi ia mau percaya ketika Tuhan menyatakan kebe-naran-Nya. Dari bimbang, Tomas menjadi yakin mengikut Tuhan.
Adik-adik, kalau kita ragu tentang suatu hal, jangan berhenti di situ. Kita bisa berdoa, bertanya kepada guru atau orangtua, dan mendengarkan firman Tuhan. Dengan begitu, kita akan mengetahui apa yang benar. Tuhan senang melihat anak yang mau mencari kebenaran.
Doa: Bapa di surga, jika aku merasa ragu, aku mau belajar dan
berdoa agar aku mengetahui apa yang benar. Amin.
