Lisa pulang sekolah dengan wajah sedih. Ia merasa lelah karena harus membantu ibunya membuat kue setiap hari. Malam itu, Lisa menangis di kamar dan berdoa, “Aku capek sekali, Tuhan…” Setelah berdoa, hatinya menjadi lebih tenang dan kuat. Ia menjadi lebih bisa memahami keadaan keluarganya. Ia juga bersyukur memiliki ibu yang tabah dan menyayanginya.
Adik-adik, mari kita baca Ayub 5:8-10! Saat menasihati Ayub, Elifas mengatakan bahwa manusia harus mencari pertolongan dan mencurahkan permasalahan kepada Allah. Ini berarti ketika seseorang mengalami kesusahan, ia tidak perlu memendamnya sendiri, tetapi boleh datang kepada Allah dan mencurahkan isi hatinya.
Adik-adik, mengadulah kepada Tuhan saat mengalami kesulitan. Tuhan adalah tempat yang aman untuk mencurahkan perasaan, bukan hanya saat senang, tetapi juga saat sedih dan lelah. Saat kamu menghadapi masalah seperti Lisa, jangan simpan sendiri. Curahkan perasaanmu kepada Tuhan. Ia mendengar setiap doa dan akan menguatkan hati kita.
Doa: Bapa di surga, aku mau selalu berdoa dan mengadukan segala kesusahanku
kepada-Mu. Aku percaya Engkau selalu mendengar dan menolongku. Amin.
