“I Have a Dream” adalah salah satu pidato paling terkenal dan berpengaruh dalam sejarah dunia. Pidato ini disampaikan pada 28 Agustus 1963 oleh Dr. Martin Luther King Jr. di hadapan sekitar 250.000 orang dalam acara March on Washington for Jobs and Freedom. Ungkapan “I have a dream” menjadi seruan tentang harapan, keadilan, dan perdamaian di tengah kuatnya diskriminasi rasial yang terjadi di Amerika pada masa itu. Melalui perjuangan tanpa kekerasan, pesan tersebut terus bergema dan tetap relevan hingga hari ini.
Ketika peristiwa Pentakosta terjadi, banyak hal istimewa dinyatakan. Tuhan meruntuhkan tembok-tembok pemisah antarmanusia yang dibangun oleh perbedaan suku bangsa melalui karunia bahasa yang diberikan kepada para murid. Tuhan juga menunjukkan bahwa setiap orang, tanpa terkecuali, termasuk orang-orang tua, berhak menerima Roh Kudus. Mereka akan menerima mimpi dan penglihatan. Mimpi ini adalah impian tentang dunia yang lebih baik, yang lahir karena karya Roh Kudus yang aktif bekerja.
Sahabat Senior, setiap orang tanpa memandang usia, mendapat bagian dalam karya Roh Kudus. Impian tentang dunia yang lebih baik seharusnya dapat terwujud ketika kita bersedia terlibat di dalamnya. Roh Kudus membimbing kita dengan hikmat dan kasih-Nya, agar kehidupan yang lebih baik dapat diwujudkan dan berkenan kepada Allah.
DOA:
Tuhan, kami mau menjadi kepanjangan tangan-Mu untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. Amin.
