Saat pulang sekolah, Lisa membantu Kiki meng-hitung uang iuran kelas untuk membantu korban bencana alam. “Wah, Lisa, kamu masih di sini. Pada-hal teman-teman yang lain sudah pulang, lho!” kata Didi.
Adik-adik, Lisa adalah murid yang sederhana dan tidak menonjol, tetapi ia setia membantu Kiki dan Didi. Hal ini mengi-ngatkan kita pada Yakobus anak Alfeus yang juga sederhana tetapi setia. Mari kita baca Kisah Para Rasul 1:13! Setelah Yesus Kristus naik ke surga, para murid berkumpul di ruang atas, menunggu janji Tuhan. Di antara mereka ada Yakobus anak Alfeus. Alkitab tidak banyak menceritakan tentang dirinya. Ia tidak menonjol dan tidak terkenal. Namun ia tetap hadir bersama para murid lainnya dengan setia.
Adik-adik, dari Lisa dan Yakobus kita belajar bahwa menjadi pengikut Yesus tidak harus selalu terlihat hebat atau terkenal. Yang Tuhan lihat adalah hati yang sederhana, taat, dan setia sampai akhir, meskipun tidak diperhatikan orang lain. Tuhan menghargai kesetiaan, bukan ketenaran.
Doa: Bapa di surga, tolong aku agar bisa bersikap sederhana dan
selalu setia kepada-Mu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.
