Dalam sebuah persekutuan lanjut usia, pendeta bertanya: “Menurut Oma dan Opa, seperti apakah kehidupan orang yang diberkati Tuhan?” Seorang oma yang menjawab, “Orang yang diberkati Tuhan itu hidupnya makmur.” Ada pula yang menjawab, “Punya harta kekayaan.” Lalu seorang opa menjawab, “Orang yang diberkati Tuhan hidupnya damai dan tenang.”
Mazmur 128 memberi gambaran tentang kehidupan orang percaya yang takut akan TUHAN. Orang yang takut akan TUHAN diberkati beserta dengan seluruh keluarganya, bahkan keturunannya. Orang yang takut akan TUHAN akan mengalami berkat yang lebih berharga daripada materi, yaitu kedamaian hati, ketenangan dalam menikmati hasil kerja, dan keluarga yang rukun. Bahkan, ada janji untuk melihat anak-anak dari anak- anak—sebuah simbol umur panjang dan kelimpahan kasih dalam keluarga.
Sahabat Senior, pernyataan pemazmur ini menjadi penghiburan bagi kita bahwa hidup yang takut akan Tuhan tidak pernah sia-sia. Jika selama ini kita hidup dalam takut akan Tuhan, maka berkat Tuhan akan nyata dalam kehidupan kita. Kita akan selalu merasakan damai sejahtera, bahkan ketika kondisi fisik melemah. Kita pun merasa tenang karena kehidupan anak cucu kita diberkati Tuhan.
DOA:
Bapa, terima kasih atas berkat-Mu bagi kami dan bagi keluarga kami. Kami mau terus hidup dalam ketaatan kepada-Mu. Amin.
