Pada suatu hari, Didi dan keluarga pergi mengunjungi makam Opa dan Oma yang adalah Om dan Tante dari Papa. “Pa, makam Opa dan Oma kok sebelahan? Memangnya Opa dan Oma meninggalnya bareng?” tanya Didi. “Tidak, Di. Oma mening-gal lebih dulu. Tapi Opa berpesan supaya kalau Opa meninggal, Opa dikuburkan di sebelah Oma,” jelas Papa. “Makam ini termasuk makam yang harganya mahal, tapi Opa rela mengeluarkan uang untuk membelinya. Opa ingin memberikan yang terbaik untuk Oma,” ujar Mama.
Adik-adik, tidak hanya Opa yang ingin memberikan yang terbaik kepada Oma. Mari kita membaca Kejadian 23:1-4, 16! Ketika Sara meninggal, Abraham begitu sedih. Ia ingin memberikan kuburan yang terbaik untuk istrinya. Ia pun membeli kuburan dari Efron seharga 400 syikal perak. Hal ini dilakukan karena Abraham sangat mengasihi Sara.
Adik-adik, Tuhan telah menghadirkan keluarga dalam kehidupan kita. Yuk, kita lakukan yang terbaik untuk mereka!
Doa: Bapa di surga, aku mengucap syukur atas hadirnya keluarga yang
mengasihiku. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
