YKB Media

Teens for Christ

Belajar Itu Gaya Hidup

Amsal 1:5

Baiklah orang bijak mendengar dan menambah ilmu dan baiklah orang yang berpengertian memperoleh bahan pertimbangan.

(Amsal 1:5)

“Belajar itu membosankan!” “Ngapain belajar? Sekarang kan sudah ada AI, tinggal klik, nanti juga keluar jawabannya.” “Ah, aku nggak pintar. Belajar bukan buatku!” Kalimat seperti ini pernahkah tiba-tiba muncul dalam pikiranmu? Atau jangan-jangan malah pernah terucap oleh mulutmu? Sebenarnya, apa sih belajar itu? Mengapa kita harus belajar? Coba bayangkan, kamu memiliki handphone, tetapi tidak pernah memperbarui aplikasinya. Awalnya mungkin tidak masalah, tetapi lama-kelamaan aplikasinya menjadi lambat, error, bahkan tidak bisa digunakan. Sama seperti hidup kita. Jika kita tidak mau terus belajar, kita akan stuck, ketinggalan zaman, bahkan hidup kita menjadi sempit.

Dalam Amsal 1:5, kita diajak untuk melihat bahwa orang bijak mau mendengar dan menambah ilmu. Hal ini menunjukkan bahwa belajar bukan hanya untuk orang yang kurang pengetahuan, melainkan justru menjadi tanda kebijaksanaan. Orang yang mau belajar adalah orang yang bijaksana. Belajar juga bukan hanya soal buku, ujian, dan guru, melainkan proses bertumbuh. Seorang bayi belajar mengucapkan kata “mama” atau “papa”. Seorang anak belajar menghitung angka 1–10. Seorang remaja belajar tentang perasaan, relasi, dan tanggung jawab. Bahkan orangtua pun terus belajar untuk bersabar dan bersyukur. Belajar terjadi setiap hari, melalui hal-hal kecil maupun besar. Yesus sendiri, meskipun Anak Allah, tetap belajar. Ia mendengar di Bait Allah, berdialog, dan tidak pernah merasa diri-Nya sudah cukup tahu.

Teens, belajar bukanlah beban, melainkan kesempatan. Bukan sekadar kewajiban, tetapi gaya hidup. Jika kamu ingin menjadi versi terbaik dari dirimu, mulailah mencintai proses belajar itu sendiri. Tuhan berkenan kepada anak-anak-Nya yang mau bertumbuh dan belajar

Informasi Harga

Penggantian biaya

Hubungi bagian distribusi untuk mendapatkan renungan dalam bentuk PDF.

Donasi dapat dikirimkan

Bank Mandiri – Jakarta, Kelapa Dua

A/C No. 165 0000 558743
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama Marketing

BCA Bidakara

A/C No. 450 558 9999
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama

Persembahan Kasih

BCA Bidakara

A/C No. 450 305 2990
a.n. Yayasan Komunikasi Bersama