Ada kisah tentang sebuah gereja yang mulai sepi pengunjung. Prihatin akan hal ini, pemimpin jemaat menemui seorang pendeta dan bertanya bagaimana kiat menumbuhkan jemaat. Pendeta hanya berkata kepada pemimpin jemaat, “Kamu harus tahu, di gerejamu ada Yesus.” Berita itu segera beredar luas. Setiap orang berusaha mencari Yesus. Orang-orang mulai berdatangan. Mereka ingin menemukan Yesus. Gereja pun kembali dipenuhi banyak orang.
Cerita ini hendak menyatakan bahwa kesadaran akan kehadiran Tuhan penting bagi kehidupan persekutuan. Kesadaran akan kehadiran Tuhan membuat setiap anggota persekutuan saling menjaga sikap dan menghargai satu sama lain. Sayangnya, kesadaran itu sering pudar. Akibatnya, sikap mau menang sendiri, melukai orang lain, serta ketidakpedulian menjadi menonjol. Yosua mengajak umat yang dipimpinnya untuk mengimani bahwa ada TUHAN di tengah-tengah kehidupan mereka. Kehadiran TUHAN nyata melalui penyertaan-Nya yang menghalau musuh dan juga membelah Sungai Yordan.
Sahabat Senior pasti prihatin melihat persekutuan gereja yang hidup penuh konflik. Semua berangkat dari hilangnya kesadaran akan kehadiran Tuhan. Lalu, bagaimana caranya membangun kesadaran akan kehadiran Tuhan? Salah satunya adalah dengan menuturkan kisah tentang karya Tuhan di tengah-tengah persekutuan. Bisa, bukan?
DOA:
Ya Tuhan, kami ingin diberi kesempatan dan kemampuan untuk menuturkan karya Tuhan yang hadir dalam hidup kami. Amin.
