SΓΈren Kierkegaard pernah berkata, βLife can only be understood backwards; but it must be lived forwards.β Hidup hanya dapat dipahami dengan menoleh ke belakang (berefleksi), tetapi harus dijalani dengan melangkah ke depan. Kierkegaard menyatakan bahwa masa lalu adalah pengalaman yang dapat memberikan pelajaran berharga bagi langkah di masa depan. Manusia sering kali hanya dapat memahami makna serta alasan di balik peristiwa hidup setelah peristiwa itu terjadi.
Bergerak dari masa lalu menuju masa depan sebagai ciptaan baru, demikianlah Paulus memberi identitas baru kepada para pengikut Kristus di Korintus. Sebelum menjadi pengikut Kristus, mereka adalah penyembah patung dewa-dewi Yunani. Kini, mereka menjadi ciptaan baru di dalam anugerah penyelamatan Yesus Kristus. Hidup umat percaya tidak berhenti pada hal-hal lama yang telah berlalu. Kehidupan di masa lalu menjadi pembelajaran untuk bergerak dalam identitas baru sebagai pengikut Kristus. Karya pendamaian Kristus menjadikan hidup manusia berharga dan layak dijalani. Ciptaan baru ini perlu diwujudkan melalui kehidupan sebagai utusan Kristus. Di dunia, umat percaya diutus untuk mewartakan karya penebusan dan pemulihan sebagaimana mereka telah ditebus dan dipulihkan. Sebagai ciptaan baru yang telah didamaikan, umat Tuhan dipanggil menjadi juru damai dan pewarta kasih Tuhan Yesus Kristus.
Youth, di dalam Kristus kita adalah ciptaan baru. Sebagai ciptaan baru, kita dipanggil untuk menjadi pembawa damai di tengah kehidupan serta bersaksi tentang kasih Kristus.
- Bagaimana cara Kristus menjadikan kita sebagai ciptaan baru?
- Apa saja yang menjadi hambatan hidup sebagai ciptaan baru?
Pokok Doa:Β Β Β Β Β Berhikmat atas masa lalu. Jalani masa kini sebagai ciptaan baru.
