βAku tidak mau ke rumah Oma,β kata Nita. βAda apa?β tanya mamanya. βOma cerewet. Kata Oma, kalau makan harus dikunyah minimal tiga puluh kali,β jawab Nita. Jadi, saat sedang makan, Nita merasa sedang diawasi. βMakan jangan cepat-cepat. Sudah berapa kali kamu mengunyah?β Aduh, menyebalkan.
Β
Sahabat Senior, saat bangsa Israel akan keluar dari Mesir, semua harus dilakukan dengan cepat-cepat. Makan harus cepat, pakaian tidak boleh berlebihan, dan peralatan cukup seadanya saja. Mengapa harus cepat-cepat? Sebab, waktu yang tersedia memang singkat. Firaun dapat berubah pikiran dengan cepat. Selain itu, perintah untuk bersiap cepat-cepat akan membuat mereka berfokus pada hal yang paling penting dalam hidupnya.
Β
Sahabat Senior, dalam hidup ini dibutuhkan sikap yang berfokus pada hal yang paling penting. Stephen Covey menyebutnya dengan istilah first things first. First things first berarti menempatkan hal yang paling penting di tempat pertama sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan yang hendak dicapai. Kadang, kebiasaan hidup membuat orang terbolak-balik. Yang penting dijadikan tidak penting, sedangkan yang tidak penting justru dijadikan paling penting. Akibatnya, tujuan tidak tercapai. Orang sibuk, bahkan sampai berkonflik, untuk hal yang tidak penting. Hati-hati, jangan sampai ini terjadi!
DOA:
Tuhan, berikanlah kepada kami kemampuan untuk mengutamakan apa yang paling penting dalam hidup kami sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.
