Kevin adalah seorang karyawan muda di sebuah perusahaan besar. Ia sering datang terlambat, bermalas-malasan di kantor, dan bekerja asal-asalan. Suatu saat, ia ditegur oleh atasannya dan mendapat surat peringatan. Hal ini membuat Kevin berubah. Namun, yang berubah hanya penampilannya saja. Ia rajin datang pagi, tetapi tugas dan tanggung jawabnya tidak dikerjakan dengan baik dan benar. Hingga seorang teman menyadarkannya dan ia memutuskan untuk mengubah diri menjadi Kevin yang baru yang bertanggung jawab dan bekerja sepenuh hati.
Paulus menyampaikan bahwa kita sudah menerima anugerah keselamatan dari Allah. Anugerah itu kita dapatkan dengan cuma-cuma bukan karena perbuatan baik kita. Lalu apakah dengan begitu, kita masih boleh tetap melakukan dosa agar mendapatkan anugerah yang lebih besar? Tentu tidak! Paulus menjawab dengan tegas. Justru karena kita telah menerima anugerah itu, kita harus meninggalkan hidup yang lama dan memulai hidup yang baru sebagai pribadi yang sudah diubah. Ketika Yesus mati di kayu salib untuk menebus manusia, maka hidup kita yang berdosa pun turut mati bersama Dia dan dibangkitkan bersama Yesus yang telah bangkit. Kita bangkit untuk hidup baru di dalam Yesus Kristus.
Youth, kita telah menerima anugerah keselamatan secara cuma-cuma dari Allah. Rawatlah keselamatan itu. Jangan hidup lagi dalam dosa. Sebab, kita diselamatkan bukan untuk terus hidup dalam dosa, melainkan untuk hidup sebagai manusia baru yang berjalan bersama Allah setiap hari.
- Menurut Paulus, bagaimana seharusnya respons kita terhadap anugerah keselamatan itu?
- Apa bentuk ”hidup lama” yang masih kamu pertahankan?
Pokok Doa: Hidup baru bersama Tuhan setiap hari.
