Malala Yousafzai adalah seorang gadis muda dari Pakistan yang memperjuangkan hak pendidikan dan perempuan di Lembah Swat. Ia melawan penindasan terhadap anak-anak dan pemuda. Perjuangannya sangat berbahaya karena harus melawan pemerintahan yang kejam. Bahkan, ia sempat ditembak oleh kelompok ekstrimis dan hampir kehilangan nyawanya. Namun, Yousafzai tidak menyerah dan tetap melanjutkan perjuangannya.
Para rasul pun mengalami hal serupa ketika memberitakan firman Tuhan. Imam besar dan para pengikutnya dari aliran Saduki merasa iri dan tidak senang, sehingga mereka menangkap dan memasukkan mereka ke dalam penjara. Namun, hal itu tidak membuat mereka gentar dan takut untuk terus memberitakan kebenaran. Setelah sesosok malaikat membebaskan mereka dari penjara, mereka kembali ke Bait Allah dan mulai mengajar lagi. Meskipun suasana mencekam dan mereka mungkin akan ditangkap kembali, mereka tidak goyah dan tetap setia berjuang.
Saat ini, kita pun dipanggil untuk menjadi “rasul-rasul Allah”. Kita mungkin menghadapi tantangan dan rintangan yang mencoba menghentikan langkah kita dalam menyuarakan kebenaran firman Tuhan. Ketika kita mengasihi orang lain dan berbuat baik, mungkin akan ada orang yang membenci kita atau merasa terganggu dengan apa yang kita lakukan. Mereka bisa saja menyebarkan perkataan yang tidak benar tentang kita. Jangan menyerah dan tetaplah berjuang karena Allah yang sama yang menolong para rasul juga akan menolong kita.
- Bagaimana respons para rasul setelah mereka dibebaskan?
- Bagaimana kamu bisa belajar taat seperti para rasul meskipun kondisi di sekitar tidak mendukung?
Pokok Doa: Tetap tulus dan kuat untuk terus berjuang.
