Bermazmur merupakan ajakan untuk memuliakan Tuhan melalui nyanyian dan alat musik. Dalam tradisi Yahudi, bermazmur merupakan ritual yang wajib dilakukan dalam ibadah. Karena itu, kita menyaksikan bagaimana tradisi bermazmur muncul dalam kisah-kisah Alkitab, bahkan secara khusus hadir dalam Kitab Mazmur. Dari Kitab Mazmur, kita belajar bahwa iman sesungguhnya muncul dalam doa serta puji-pujian kepada Allah.
Ketika kita membaca Mazmur 47, kita dapat membayangkan betapa ramainya ibadah yang digagas oleh bani Korah. Bukan hanya tepuk tangan, sorak-sorai, dan berbagai alat musik yang dibunyikan, melainkan juga ajakan bagi segala bangsa untuk ikut serta. Di dalamnya termuat pula banyak alasan untuk bermazmur bagi TUHAN. Secara khusus, mazmur ini lahir dari pengakuan tentang Allah yang berkuasa sebagai Raja atas seluruh bumi serta Allah yang memberikan tanah pusaka bagi umat-Nya.
Sahabat Senior, kita pun diajak untuk bermazmur bagi Tuhan. Seperti pemazmur, kita memiliki banyak alasan untuk bermazmur. Kita dapat bangun di pagi hari, walaupun tidak selalu dalam kondisi tubuh yang sehat. Kita dicintai oleh anak cucu kita. Kita masih dapat pergi ke gereja. Kita dapat makan dengan baik. Semuanya itu terjadi karena kebaikan Tuhan. Semua ini menjadi alasan untuk bermazmur, baik pada saat senang maupun susah.
DOA:
Tuhan, kami hendak bermazmur bagi-Mu selagi kami hidup. Dalam nama Yesus, kami berdoa. Amin.
