Jujur deh, seberapa sering kita merasa orangtua kita terlalu cerewet, terlalu mengatur, atau “nggak ngerti zaman sekarang”? Mungkin ada di antara kita yang menganggap nasihat yang diberikan orangtua sudah ketinggalan zaman. Padahal, Tuhan menempatkan kita di tengah keluarga saat ini bukan tanpa alasan. Orangtua kita adalah alat Tuhan untuk mendidik, melindungi, dan membentuk kita.
Amsal 1:8-9 menekankan pentingnya mendengarkan didikan ayah dan ajaran ibu. Bahkan, hal itu disebut sebagai gelungan bunga yang indah dan kalung di leher, yang dapat diibaratkan sebagai perhiasan yang memperindah hidup kita. Artinya, nasihat orangtua bukanlah beban, melainkan nilai berharga yang akan memperindah kehidupan kita ke depan. Mengapa belajar dari orangtua itu penting? Sebab, mereka memiliki pengalaman hidup yang telah mereka lalui. Apa yang dikatakan orangtuamu kepadamu bukan sekadar teori, melainkan hasil dari pengalaman, kegagalan, dan keberhasilan yang mereka alami sepanjang hidup. Ingatlah, orangtuamu adalah perpanjangan tangan Allah dalam keluarga. Menaati mereka merupakan bagian dari menghormati Tuhan.
Teens, belajar dari orangtua adalah tanda kerendahan hati dan hikmat. Tuhan dapat mengajarkan kita melalui cara yang paling sederhana, termasuk lewat suara lembut ibumu dan ketegasan ayahmu, atau mungkin sebaliknya. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk tumbuh dengan orangtua yang lengkap atau ideal. Namun, jika saat ini kamu memiliki orangtua yang hadir dan peduli kepadamu, itu adalah anugerah Tuhan yang besar. Jika kamu tidak memiliki orangtua yang lengkap atau ideal, jangan kecewa. Tuhan tetap mengasihimu. Belajarlah dari orang dewasa yang takut akan Tuhan dan taat pada firman-Nya.
