Bayangkan kamu sedang dalam perjalanan liburan yang melelahkan. Lalu saat kamu akan terbang kembali ke kotamu, kamu terlambat sehingga ketinggalan pesawat. Akhirnya, kamu harus membeli tiket pesawat yang baru untuk penerbangan selanjutnya. Namun, di tengah kekacauan itu, kamu bertemu seseorang yang akhirnya membawamu pada peluang pekerjaan yang mengubah perjalanan karirmu. Awalnya, yang kamu alami tampak seperti sebuah musibah, tapi ternyata musibah itu adalah jalan Tuhan yang menggiringmu pada kesempatan yang besar.
Paulus bersama dengan penumpang lain baru saja mengalami kapal karam dan terdampar di sebuah pulau bernama Malta. Di tengah cuaca dingin, mereka menyalakan api untuk menghangatkan diri. Saat Paulus sedang membantu dengan meletakkan kayu di atas api, tiba-tiba seekor ular berbisa menggigit tangannya. Orang-orang yang melihat itu berpikir Paulus adalah orang jahat dan akan mati. Namun, yang terjadi malah sebaliknya, Paulus mengibaskan ular itu ke dalam api dan tidak terjadi apa-apa. Setelah itu, Paulus dipakai Tuhan untuk menyembuhkan ayah pejabat utama di pulau itu dan orang-orang sakit lainnya.
Youth, kita terkadang merasa berada di “Pulau Malta” kehidupan, tempat yang tidak kita rencanakan, terasa asing, dingin, atau bahkan penuh masalah. Namun, di masa-masa sulit yang sedang kita alami ini, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Kita memang terkadang tidak langsung tahu jalan keluarnya, tetapi Tuhan selalu memberikan kekuatan untuk melaluinya. Pengalaman iman ini bisa menjadi kesaksian yang berdampak.
- Bagaimana reaksi orang-orang di Malta terhadap Paulus setelah ular menggigitnya?
- Peristiwa apa dalam hidupmu yang membuatmu merasa seperti sedang terdampar di “pulau Malta”?
Pokok Doa: Kekuatan untuk menghadapi setiap masalah.
