Seorang kakek sedang bersama cucunya ketika badai petir terjadi. Sang cucu bertanya, “Kakek, mengapa Tuhan menciptakan badai dan petir yang menakutkan?” Sambil memeluk cucu yang ketakutan, sang kakek berkata, “Kita mungkin tidak tahu alasannya. Namun, ada satu hal yang kakek tahu: Tuhan selalu ada bersama kita, bahkan saat kita tidak mengerti. Jadi kita tidak perlu takut!”
Di tengah penderitaannya, Ayub mengeluh kepada TUHAN. TUHAN menjawab Ayub dari dalam badai. TUHAN tidak memberikan jawaban langsung atas penderitaan Ayub, melainkan mengajukan serangkaian pertanyaan yang menyingkapkan kebesaran dan misteri kuasa-Nya atas alam semesta. Ayub diingatkan betapa kecilnya pemahaman manusia dibandingkan dengan kebijaksanaan dan rencana Allah. Oleh karena itu, Ayub diajak untuk memercayakan hidupnya kepada Allah yang memahami segala sesuatu.
Sahabat Senior, banyak hal dalam hidup ini yang tidak kita mengerti, termasuk kesulitan, penderitaan, dan sakit penyakit. Kita sering kali bertanya, mengapa semua itu terjadi. Tuhan memang tidak selalu memberikan penjelasan mengapa semua itu terjadi. Namun demikian, Ia mengundang kita untuk percaya dan berserah. Tuhan yang menciptakan alam semesta dan segenap makhluk adalah Tuhan yang sama yang memegang kendali atas hidup kita. Maukah kita percaya dan berserah penuh kepada-Nya?
DOA:
Ajarkan kami percaya meski kami tidak mengerti. Ajar kami berserah, meski keadaan menakutkan. Asalkan Tuhan beserta, kami tidak takut. Amin.
