Bagaimana sikapmu saat menghadapi situasi bahwa kamu salah arah, dan diperingatkan oleh orang lain? Dalam kehidupan sehari-hari, terutama saat berkendara di jalan raya, ada banyak orang yang dengan sengaja memilih melanggar aturan lalu lintas dengan alasan menempuh jarak yang lebih pendek. Tindakan ini dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pengendara roda dua maupun roda empat. Jika tindakan ini sering dilakukan, perlu disadari bahwa perbuatan yang disengaja tersebut dapat membentuk kebiasaan diri yang buruk. Tindakan seperti ini merupakan perbuatan yang jahat. Alasan apa pun tidak dapat digunakan untuk membenarkan perbuatan yang jahat. Melanggar aturan lalu lintas tentu memiliki dampak, baik berupa tilang maupun bahaya kecelakaan. Pelanggaran yang berulang tidak pernah terjadi karena ketidaktahuan, melainkan karena pengabaian.
Teens, perikop hari ini menunjukkan kisah Yudas yang menerima tiga puluh uang perak untuk menyerahkan Tuhan Yesus. Yudas dengan sengaja menyerahkan Tuhan Yesus, dan itu bukanlah tindakan yang baik. Ia adalah salah satu dari dua belas murid Tuhan Yesus. Ia hidup dekat dengan-Nya, tetapi karena tiga puluh uang perak yang diberikan oleh para imam kepala, Yudas justru melakukan perbuatan yang jahat. Bahkan, Yudas secara aktif mencari kesempatan untuk menyerahkan Tuhan Yesus.
Teens, kisah Yudas adalah kisah seorang murid yang salah melangkah. Tiga puluh uang perak menjadi alasan bagi Yudas untuk melakukan perbuatan yang jahat. Kisah ini dicatat agar kamu belajar bahwa tindakan Yudas tidak dapat dibenarkan, sekalipun ada tiga puluh keping perak yang diberikan kepadanya. Kamu diajak untuk berhati-hati agar tidak salah melangkah. Tidak ada alasan yang dapat digunakan untuk membenarkan perbuatan yang jahat. Jangan sampai kamu mengikuti langkahYudas. Berhati-hatilah.
