Hasil ujian Bahasa Inggris telah dibagikan. Bandi memperoleh nilai 85, sedangkan Didi mendapatkan nilai 80. Dalam hati, Didi merasa kecewa. Ia merasa telah belajar dengan tekun, sedangkan Bandi yang menyontek saat ulangan, justru mendapatkan nilai lebih tinggi darinya. Didi merasa hal itu tidak adil.
Adik-adik, mari kita membaca Matius 27:11-20! Tuhan Yesus diha-dapkan kepada wali negeri untuk segala hal yang dituduhkan kepada-Nya. Ada sebuah kebiasaan bagi wali negeri untuk membebaskan satu orang hukuman atas pilihan orang banyak. Oleh karena hasutan imam kepala dan tua-tua, justru orang banyak memilih membebaskan Barabas, seorang penjahat, dan menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus.
Adik-adik, orang yang diperlakukan tidak adil akan mengalami kerugian. Tuhan tidak menyukai perbuatan yang tidak adil. Mari kita belajar untuk selalu melakukan hal yang baik dan bersikap adil terhadap orang lain.
Doa: Bapa di surga, tolong aku agar bisa bersikap adil terhadap
orang lain. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
