Ibu Mida memberi pengumuman. Dalam ibadah Paskah sekolah, para murid diberi kesempatan untuk terlibat. Kiki pun ingin memberikan persembahan pujian. Mendengar hal itu, Karel mengejek. “Kok malah nyanyi?” katanya. Ibu Mida menjawab, “Karel, pujian Kiki justru merupakan persembahan terbaik.”
Adik-adik, mari kita membaca Matius 26:6-13! Murid-murid Tuhan Yesus merasa tidak senang ketika melihat seorang perempuan yang datang kepada Tuhan Yesus. Perempuan itu membawa minyak wangi yang mahal dan menuangkannya ke atas kepala Tuhan Yesus. Bagi mereka, itu adalah pemborosan karena minyak wangi itu dapat dijual dan uangnya dapat diberikan untuk orang miskin.
Adik-adik, Tuhan Yesus tidak melarang apa yang dilakukan oleh per-empuan yang datang kepadanya itu. Yesus mengetahui isi hati perempuan itu. Ia ingin memberikan yang terbaik kepada Tuhan Yesus. Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah memberikan yang terbaik bagi Tuhan?
Doa: Bapa di surga, aku mau belajar memberikan yang terbaik kepada-Mu.
Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.
