“Anak-anak, hari ini kita ulangan, ya,” ucap Ibu Lina. Sebagian murid merasa terkejut karena tidak mempersiapkan diri sebelumnya. Namun, karena Kiki dan Didi membiasakan diri untuk mengulang kembali pelajaran di sekolah, mereka lebih tenang mengerjakan ulangan mendadak tersebut.
Adik-adik, mari kita membaca Matius 24:45-51! Dalam Injil Matius yang kita baca, Tuhan Yesus mengungkapkan sebuah perumpamaan tentang hamba yang setia dan hamba yang jahat. Hamba yang setia adalah hamba yang didapati tuannya melakukan tugasnya ketika tuannya datang. Sedangkan hamba yang jahat melakukan perbuatan buruk dan menerima akibat dari perbuatannya tersebut.
Adik-adik, jika kita membiasakan diri melakukan hal-hal baik, artinya kita menjadi anak Tuhan yang selalu siap menyambut Tuhan Yesus datang kembali ke dunia. Tuhan Yesus ingin kita selalu siap sedia dengan cara menjadi anak yang baik dan taat. Tuhan akan terus me-mampukan kita.
Doa: Bapa di surga, tolong aku agar selalu siap dengan menjadi anak Tuhan
yang baik dan taat. Dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa. Amin.
