Nando, seorang pemuda gereja, memberikan beasiswa pendidikan untuk seorang anak dari Papua. Lili, bersama beberapa temannya, menggunakan waktu akhir pekannya untuk mengajar anak-anak miskin di pinggiran Jakarta. Tyas aktif melayani di bidang multimedia di gerejanya. Fendi, bersama tim SAR, berangkat ke daerah terdampak bencana untuk membantu korban banjir. Iwan dan Sari aktif mengampanyekan kelestarian bumi dan gaya hidup ramah lingkungan, baik melalui media sosial maupun bersama kelompok penggerak. Persamaan mereka ialah menjadi bagian dari pekerjaan baik.
Rasul Paulus mengingatkan jemaat di Efesus bahwa dahulu mereka semua—termasuk Paulus—adalah orang-orang berdosa yang mengikuti kehendak daging dan layak menerima murka Allah (ayat 3). Namun, karena rahmat dan kasih Allah yang besar, mereka diselamatkan. Keselamatan itu bukan hasil usaha manusia, melainkan pemberian Allah. Karena itu, umat perlu terus mengingat tujuan hidup yang telah diselamatkan tersebut. Tujuan Allah ialah agar kita mengambil bagian dalam pekerjaan-pekerjaan baik yang telah dipersiapkan-Nya. Pekerjaan baik dari Allah selalu terkait dengan kepentingan yang lebih besar daripada diri kita sendiri, yaitu untuk kebaikan bersama.
Youth, mungkin kamu sudah terlibat dalam pelayanan di gereja, kegiatan sosial, atau aksi sukarela demi kebaikan bersama. Jika belum, pikirkan dalam hal apa kamu dapat turut ambil bagian dalam pekerjaan baik bagi sesama? Dengan terlibat di dalamnya, kamu dapat mengerjakan tugas sehari-hari dengan diwarnai oleh semangat, “Aku sedang melakukan bagian dari pekerjaan baik untuk semua.”
- Apa maksudnya kita dipersiapkan untuk melakukan ”pekerjaan baik”?
- Apa yang kamu lakukan untuk menjadi bagian dari pekerjaan baik hari ini?
Pokok Doa: Mampu mengenali dan melakukan pekerjaan baik dari Tuhan.
