Sahabat Senior, ada beberapa fakta menarik tentang ingatan manusia. Musik adalah alat ampuh untuk mengaktifkan memori. Lagu-lagu lama bisa memicu kenangan yang dalam. Bahkan penderita Alzheimer bisa mengingat kembali masa lalu hanya dengan mendengar lagu tertentu. Indra penciuman pun terhubung langsung ke bagian otak yang mengatur memori dan emosi. Karena itu, bau roti hangat, tanah basah, atau parfum tertentu bisa membawa kita “pulang” ke masa lalu.
Pemazmur memilih untuk mengingat karya TUHAN di masa lalu saat dia berada dalam pergumulan. Ia mengingat perbuatan-perbuatan Allah yang ajaib sebagai sumber harapan di tengah kesesakan. Hal ini menunjukkan bahwa pengharapan sering kali lahir dari ingatan yang penuh iman. Pemazmur merenungkan kembali kasih setia TUHAN: bagaimana Ia telah menolong, menyembuhkan, menghibur, dan menyelamatkan. Ingatan akan karya Allah menjadi jangkar yang menahan jiwa agar tidak hanyut dalam keputusasaan.
Sahabat Senior, dalam situasi berat atau tenang, kita perlu mengingat perbuatan-perbuatan Tuhan dalam hidup kita di masa lalu. Mengingat kasih setia Tuhan akan memberi kekuatan bagi kita. Dengan mengingatnya, kita akan menyadari bahwa Tuhan yang sama yang menolong kita kemarin, tetap berkuasa hari ini.
DOA:
Tuhan, saat kami lelah dan takut, tolong kami untuk mengingat karya-Mu yang ajaib di masa lalu. Kuatkan iman kami dengan kenangan akan kasih setia-Mu yang tak berubah. Amin.
