Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Barna Group, lembaga riset Kristen di Amerika Serikat, diketahui bahwa 80% orang Kristen menyatakan bahwa pengalaman nyata berupa perhatian, dukungan, dan bantuan praktis dari sesama orang Kristen jauh lebih memengaruhi pertumbuhan iman mereka dibandingkan ceramah atau buku rohani.
Melalui tindakan Nabi Elia, janda di Sarfat telah mengalami dua peristiwa mukjizat. Sebelumnya ia mengalami mukjizat makanan, dan kini ia menyaksikan kuasa Allah atas kematian. Ia telah melihat minyak dan tepung tidak habis, tetapi keyakinannya belum teguh. Baru setelah anaknya dihidupkan kembali, ia berkata, “Sekarang aku tahu.” Iman sang janda kini diteguhkan. Pengalaman pribadi ini membuatnya percaya bahwa Elia sungguh-sungguh nabi Allah dan bahwa firman yang dibawanya adalah kebenaran. Elia menjadi jalan bagi janda di Sarfat untuk percaya akan kasih dan kuasa Allah.
Sahabat Senior, Elia tidak hanya memberitakan firman, tetapi juga menghadirkan kasih dan kuasa Allah melalui tindakannya. Kita pun dipanggil untuk menghadirkan firman dan kasih Allah secara nyata. Melalui perhatian yang tulus atau perkataan yang menghibur, kita bisa meneguhkan iman orang lain. Orang-orang di sekitar kita pun akan merasakan kasih dan kuasa Tuhan yang nyata.
DOA:
Tuhan, jadikan kami jalan bagi orang lain agar beriman semakin teguh kepada-Mu. Biarlah setiap tindakan dan perkataan kami membuat orang lain merasakan kasih dan kuasa-Mu. Amin.
