Menurut studi psikologi, hinaan dan celaan lebih cepat diserap dalam memori dibandingkan dengan pujian, karena otak kita lebih peka terhadap ancaman sosial. Karena otak manusia lebih mudah mengingat hinaan daripada pujian, itulah sebabnya satu kata kasar bisa lebih membekas daripada sepuluh kata baik.
Yehezkiel 36:15 memuat bagian dari janji pemulihan Allah atas umat Israel. Bukan hanya pemulihan atas tanah dan kehidupan, Allah juga menjanjikan pemulihan martabat dan harga diri. Celaan dan cemoohan dari bangsa-bangsa adalah lambang rasa malu dan hina yang selama ini ditanggung umat Israel karena dosa dan kehancuran mereka. Namun, Allah berjanji bahwa umat Israel tidak akan lagi menjadi bahan ejekan bangsa lain. Kutuk dan aib mereka dihapus. Allah akan membawa mereka pada kondisi yang lebih baik.
Sahabat Senior, sering kali sulit bagi kita untuk melupakan celaan orang terhadap kita. Namun, jangan biarkan hinaan orang atau masa lalu menghilangkan sukacita dan pengharapan kita. Tuhan mampu mengangkat dan memulihkan orang yang direndahkan. Tidak ada kehinaan, luka masa lalu, atau cap negatif yang tidak bisa Tuhan pulihkan. Tetaplah dekat dan berharap kepada-Nya. Ia sanggup mengangkat harga diri dan martabat kita.
DOA:
Tuhan, terima kasih atas janji-Mu yang memulihkan hidup kami sepenuhnya. Kami percaya Engkau dapat menghapus aib umat-Mu.
Amin.
