Horatio Spafford adalah seorang pengacara dan pebisnis Kristen di Chicago pada abad ke-19. Ia pernah mengalami kehilangan dan kehancuran yang luar biasa. Putranya meninggal karena demam. Sebagian besar propertinya habis karena kebakaran. Bahkan keempat putrinya meninggal dalam kecelakaan kapal menuju Eropa. Namun, dalam kehilangannya, Tuhan memberikan kedamaian yang melampaui akal. Melalui pergumulannya, ia memberi warisan iman melalui lagu-lagu yang ia gubah, yang menguatkan jutaan orang hingga kini.
Teks Alkitab yang kita baca hari ini merupakan bagian dari nubuat Nabi Yesaya tentang penghiburan dan pemulihan bagi umat Israel. TUHAN berjanji akan menggantikan segala sesuatu menjadi lebih baik. Ini bukan hanya tentang materi, tetapi tentang perubahan total keadaan hidup — dari dukacita menjadi sukacita, dari kekosongan dan kekacauan menjadi kedamaian. Penderitaan akan diganti dengan kedamaian dan keadilan ilahi. Pemerintahan Allah akan sempurna dan penuh berkat.
Sahabat Senior, mungkin kita juga pernah mengalami kehilangan seperti Horatio dan umat Israel. Namun, percayalah bahwa Tuhan tidak pernah mengambil tanpa memberi. Kadang Dia memberi ganti bukan dalam bentuk yang sama, tetapi dalam bentuk yang lebih berharga dan kekal — seperti penghiburan, kedamaian di hati, dan iman yang semakin teguh.
DOA:
Tuhan, ajar kami percaya bahwa Engkau sanggup mengganti yang hilang dengan anugerah yang lebih baik. Biarlah hati kami tetap bersyukur dan berharap kepada-Mu. Amin.
