Teens, di usia seperti kamu, rasa penasaran tentang seksualitas pasti pernah muncul. Ini adalah hal yang normal. Tubuh kita berubah, dan perasaan terhadap lawan jenis (atau bahkan terhadap diri sendiri) bisa terasa membingungkan. Namun, satu hal yang penting untuk diingat: seksualitas adalah bagian dari ciptaan Tuhan. Itu bukan sesuatu yang kotor atau najis, melainkan hadiah yang diberikan Tuhan untuk dijaga, bukan untuk disalahgunakan. Pada saat yang sama, sadarlah bahwa dunia, media sosial, dan teman-teman sering memberikan pesan yang salah.
Tuhan menciptakan seksualitas sebagai hadiah agar kita mampu memuji dan menyembah Dia dengan seluruh tubuh kita. Karena itu, penting bagi kita menjaga tubuh sebagai hadiah terbaik bagi Tuhan dengan menjaga kesucian hidup di hadapan-Nya. Tubuh harus menjadi persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Allah. Cara menjaganya adalah dengan bertekad dan memutuskan untuk tidak mengotori tubuh dengan hal-hal yang tidak pantas. Bagian Roma 12:2 mengajak kita semua untuk tidak menjadi serupa dengan dunia ini. Kita mesti memiliki integritas yang tinggi dalam menghadapi situasi dunia yang kadang menghalalkan segala sesuatu, termasuk dalam hal seksualitas. Kita harus belajar membedakan mana kehendak Allah dan mana yang bukan. Kita adalah bagian dari tubuh Kristus yang sedang menantikan penggenapan janji-Nya. Penggenapan janji itu hanya diberikan kepada orang yang mampu menjaga hadiah terindah dari Tuhan dengan benar.
Teens, sudahkah kamu terus menjaga tubuhmu untuk menjadi persembahan yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Allah? Menjaga diri dari godaan seksualitas memang tidak mudah. Karena itu, mohonlah agar hikmat dari Tuhan selalu menolongmu. Jangan terbawa oleh arus dunia.
