Nelson Mandela dan Mangosuthu Buthelezi awalnya adalah dua sahabat yang sama-sama berjuang melawan apartheid di Afrika Selatan. Namun, kemudian Buthelezi bekerja sama dengan pemerintah apartheid dan menggerakkan kekerasan terhadap pendukung Mandela. Buthelezi dianggap berpihak pada penindas. Kisah ini adalah salah satu contoh bagaimana dua orang sahabat bisa berpisah haluan karena kepentingan yang berbeda.
Melalui Nabi Samuel, TUHAN memerintahkan kepada Saul untuk menumpas bangsa Amalek, membunuh Raja Agag, dan memusnahkan hewan ternak mereka. Namun, Saul lebih mengutamakan kepentingannya sendiri daripada perintah Allah. Ia tidak membunuh Raja Agag. Samuel pun menuntaskan tugas tersebut dengan membunuh Raja Agag. Peristiwa itu menyebabkan rusaknya hubungan personal antara Samuel dan Saul. Mereka pun berpisah haluan: Samuel pergi ke Rama, sedangkan Saul ke Gibea.
Sahabat Senior, seperti Samuel dan Saul serta Mandela dan Buthelezi, perpecahan hubungan bisa terjadi karena salah satu pihak mengabaikan nilai-nilai kebenaran. Hari ini, kita diingatkan untuk tetap setia kepada Tuhan dan hidup dalam kebenaran, meski itu berarti berbeda haluan dengan orang yang dekat dengan kita. Jangan takut untuk berbeda haluan, selama kita berada di jalan Tuhan.
DOA:
Tuhan, pimpin kami untuk tetap setia menaati firman-Mu. Berilah kekuatan agar kami tidak mengikuti jalan yang salah, meskipun harus berbeda haluan dengan orang lain. Amin.
