Pernahkah Sahabat Senior memperhatikan bahwa domba tidak mau minum dari air yang deras? Suara air yang mengalir deras membuat mereka takut. Meski kehausan, mereka tidak akan minum kecuali jika air itu tenang. Gembala yang baik tahu hal ini. Ia akan mencari sumber air yang tenang, atau bahkan menggali aliran baru agar domba dapat minum tanpa rasa takut.
Inilah sebabnya dalam Mazmur 23:2 disebutkan bahwa sang gembala menuntun domba-dombanya ke air yang tenang. Gembala melambangkan pemimpin yang peduli, dan air melambangkan kelegaan, pemulihan, dan kehidupan. Ungkapan tentang gembala menuntun domba ke air yang tenang adalah gambaran bahwa TUHAN menuntun umat-Nya kepada ketenangan dan kekuatan baru.
Sahabat Senior, hari-hari yang kita jalani kadang terasa seperti aliran deras—penuh ancaman dan kekhawatiran akan kesehatan, keluarga, atau masa depan. Namun, kita memiliki Gembala yang baik, yaitu Tuhan. Ia tidak membiarkan kita merasa kebingungan atau ketakutan. Ia adalah Sang Gembala Sejati yang tahu kebutuhan kita. Ia menuntun kita dan memberi ketenangan. Kita adalah domba-Nya, yang akan dibimbing ke “air yang tenang” bagi jiwa yang lelah.
DOA:
Ya Tuhan, Engkau adalah Gembala Sejati. Kami mau menyerahkan hidup kami ke dalam tuntunan-Mu, agar kami Engkau bawa ke “air yang tenang”. Amin.
