Dalam mitologi Yunani, Pandora adalah wanita pertama yang diciptakan oleh para dewa. Zeus memberinya sebuah kotak, dengan pesan tegas agar tidak membukanya. Namun, karena rasa ingin tahu, Pandora membuka kotak itu sehingga keluarlah semua kejahatan dunia—penyakit, penderitaan, kecemburuan, kebencian, dan sebagainya—yang langsung menyebar ke seluruh bumi. Kisah ini menggambarkan bahwa ketidaktaatan yang tampak sederhana dapat membawa pada bencana besar.
TUHAN memerintahkan Saul untuk menumpas seluruh bangsa Amalek termasuk semua hewan ternaknya sebagai hukuman atas kejahatan mereka terhadap Israel pada masa lalu. Namun, Saul tidak sepenuhnya menaati perintah ini. Saul memang menumpas bangsa itu, tetapi ia menyisakan Agag, Raja Amalek, dan membiarkan ternak yang terbaik tetap hidup. Ketaatan Saul bukanlah ketaatan yang penuh. TUHAN pun menyesal telah menjadikannya sebagai raja.
Sahabat Senior, hal yang paling mudah menjatuhkan kita bukanlah dosa besar yang mencolok, tetapi justru pelanggaran yang halus dan perlahan. Kadang kita merasa sudah melakukan perintah Tuhan, tetapi terselip pelanggaran di dalamnya. Mungkin, kita datang beribadah ke gereja, tetapi kita belum mengampuni sesama. Marilah kita memeriksa diri kita, dan kiranya Roh Kudus menolong kita untuk hidup dalam ketaatan yang murni dan utuh.
DOA:
Ya Tuhan, kami mau taat sepenuhnya kepada-Mu. Pimpinlah kami dengan Roh Kudus-Mu agar tidak berkompromi terhadap pelanggaran yang sederhana sekalipun. Amin.
