Nyanyian ziarah adalah nyanyian syukur dan doa yang digunakan oleh umat Israel ketika mereka “naik” ke Yerusalem untuk merayakan hari raya umat Israel, khususnya oleh kaum laki- laki. Mazmur 121 menggambarkan nyanyian syukur di dalam perjalanan. Tuhan adalah penjaga bagi setiap orang yang melakukan ziarah.
Sahabat Senior, hal paling sederhana yang dilakukan Allah untuk menunjukkan pertolongan-Nya dimulai dari kaki. Kaki merupakan tumpuan dan hal penting dalam melakukan ziarah. Kaki mereka dikuatkan agar tidak menjadi goyah sehingga dapat menyelesaikan perjalanan. Selama perjalanan yang ditempuh, Allah akan menjadi penjaga yang siap sedia dan tidak pernah terlelap. Allah menjadi naungan perlindungan dari bahaya. Nyawa para peziarah dijaga TUHAN dalam setiap langkah keluar masuknya, sampai selama-lamanya.
Sahabat Senior, nyanyian syukur ini dapat kita jadikan kekuatan dalam ziarah hidup kita. Tak perlu risau, sekalipun kaki kita sering kali terasa lemah, dan di malam hari kita tidak bisa tertidur. Allah sendiri yang akan senantiasa menemani kita. Seperti umat Israel, marilah kita percaya kepada perlindungan- Nya. Tetap kumandangkan nyanyian syukur kepada Allah sampai kita mengakhiri perjalanan hidup kita.
DOA:
Tuhan, terima kasih, Engkau selalu menemani dalam setiap langkah hidup kami. Sebagai lanjut usia, kami Engkau jaga sampai selama-lamanya. Amin.
