Teens, pernahkah kamu melihat dan memperhatikan sekelilingmu? Di lingkungan sekitar kita, ada banyak orang yang hidup dalam kekurangan dan tidak dapat menikmati kehidupan layak seperti yang biasa kita nikmati. Kesulitan dan pergumulan dapat dialami oleh siapa pun, bahkan oleh orang-orang terdekat kita sekalipun. Namun, karena kita terlalu berfokus pada diri sendiri dan kesibukan masing-masing, kita sering kali lupa untuk melihat sekitar dan menjadi tidak peduli. Padahal, bisa jadi orang-orang di sekitar kita, baik keluarga maupun teman-teman, sedang berada dalam kesulitan serta membutuhkan perhatian dan bantuan kita.
Dalam pelayanan-Nya, Tuhan Yesus sangat peduli terhadap keadaan orang- orang di sekeliling-Nya. Tuhan Yesus bukan hanya mengajar dan berkhotbah, tetapi juga menunjukkan kepedulian-Nya dengan menolong mereka yang mengalami kesulitan, yaitu melalui kasih dan mukjizat yang dinyatakan-Nya. Sayangnya, meskipun banyak orang yang kesusahan, tidak banyak yang tergerak untuk peduli, membantu, dan melayani mereka. Melihat hal ini, hati Tuhan Yesus tergerak oleh belas kasihan. Maka, Ia berdoa kepada Bapa-Nya agar lebih banyak orang terpanggil menjadi pekerja Allah yang peduli kepada umat-Nya yang sedang kesulitan.
Teens, sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil untuk menyatakan kasih Tuhan melalui kepedulian di tengah situasi yang terjadi di sekitar kita. Kita adalah penerus kepedulian Tuhan Yesus yang dipanggil menjadi pekerja-pekerja-Nya. Dalam menjalani keseharian, kita tidak boleh acuh dan abai terhadap keadaan orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan bantuan, terutama mereka yang dekat dengan kita. Marilah kita belajar menjadi anak-anak Tuhan yang lebih peduli terhadap setiap orang di sekitar kita.
