Didi tidak sengaja memecahkan gelas di rumah. Ia takut dimarahi, tetapi akhirnya ia berkata jujur kepada Mama. Mama tidak marah, malah tersenyum dan berkata, “ Mama maafkan, tapi lain kali hati- hati, ya!” Didi merasa lega dan senang karena sudah dimaafkan.
Adik-adik, mari kita membaca Matius 9:1-8! Dalam perikop tersebut ada seorang lumpuh yang dibawa oleh teman- temannya kepada Yesus. Yesus melihat iman mereka dan berkata, “Dosamu sudah diampuni.” Orang-orang di sana heran atas perkataan itu. Untuk menunjukkan kuasa-Nya, Yesus tidak hanya mengampuni, tetapi Ia juga menyembuhkan orang itu. Seketika itu juga, orang lumpuh tersebut bisa bangun dan berjalan! Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga mengampuni dosa kita.
Adik-adik, kita juga harus percaya kepada Yesus, berdoa, dan meminta ampun jika berbuat salah. Yesus selalu bersedia mengampuni dan menolong kita!
DOA:
Bapa di surga, terima kasih karena Engkau mau mengampuni dan menolongku. Ajari aku untuk selalu datang kepada-Mu dengan iman. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin
