Banyak orang berlomba-lomba untuk menunjukkan kebahagiaan hidupnya. Ada yang dengan cara memamerkan hartanya, kedudukan dan jabatannya, serta pencapaian-pencapaian lain dalam hidupnya. Bahkan ada yang berpura-pura bahagia di depan orang. Sebenarnya, apakah tanda dan ciri-ciri orang yang sungguh-sungguh berbahagia?
Mazmur 112 diawali dengan ucapan “Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN”. Ciri-ciri orang yang benar-benar bahagia dan diberkati menurut Mazmur ini adalah melalui tanda yang dapat dilihat pada kondisi anak cucu mereka. Namun, ada hal yang menjadi pembeda dengan kebahagiaan yang disuguhkan dunia. Orang yang sungguh-sungguh bahagia adalah mereka yang memiliki harta sekaligus kebajikan dalam hidupnya. Kebajikannya tidak lekang oleh waktu dan keadaan. Apalah artinya orang memiliki harta yang banyak serta anak cucunya berkuasa dan perkasa, tetapi hidupnya jauh dari kebajikan? Harta itu tidak dapat dinikmati dan tidak menjadi berkat.
Takut akan Tuhan adalah sumber kebajikan dan dasar bagi pengelolaan harta yang mendatangkan kebahagiaan. Milikilah perasaan takut akan Tuhan, dan mari nyatakan kebahagiaan sejati kita melalui kebajikan hidup kita kepada sesama. Dalam usia lanjut, apa pun keadaan kita, tidak menghalangi kita untuk melakukan kebajikan.
DOA:
Ya Tuhan yang baik, ajar kami untuk menjadi contoh pribadi yang memiliki kebahagiaan sejati melalui sikap hidup dan kebajikan yang kami nyatakan setiap hari. Amin.
