Walter Elias Disney adalah pendiri kerajaan hiburan terbesar di dunia. Sejak kecil, ia sudah tertarik pada seni dan menggambar. Ia mengalami banyak kegagalan sebelum akhirnya menuai kesuksesan. Ia pernah mengalami kebangkrutan beberapa kali dan hampir menyerah. Bahkan, pernah ada seorang editor koran yang mengatakan bahwa Disney “tidak memiliki cukup imajinasi.” Namun, ia tetap bertahan dan bekerja keras. Akhirnya, impiannya terwujud dengan terciptanya Disneyland. Disney sabar dan tekun dalam menghadapi rintangan. Ia tidak menyerah ketika impiannya tampak jauh, tetapi terus berusaha.
Hana, istri Elkana, adalah seorang perempuan yang telah lama menantikan kehadiran seorang anak. Penina, istri lain dari suaminya, terus mengejeknya. Namun, dalam penderitaannya, Hana tidak menyerah—ia berdoa dengan sungguh-sungguh kepada TUHAN, dan akhirnya doanya dijawab dengan lahirnya Samuel.
Sahabat Senior, mungkin kita pun pernah merasa doa kita untuk kesehatan, keluarga, atau masa depan anak-cucu kita belum dijawab. Namun, kita bisa meneladani Hana dalam menantikan jawaban Tuhan dan tidak menyerah dalam berdoa. Seperti Hana yang tetap setia dalam doa dan tidak mencari solusi sendiri, biarlah kita pun tetap bersujud di hadapan Tuhan, berserah dalam doa.
DOA:
Tuhan, kiranya Engkau mendengarkan seruan doa kami. Ke dalam kehendak-Mu, kami berserah. Amin
