Sekitar tahun 1844, George Müller, pendiri panti asuhan di Bristol, Inggris, kehabisan bahan makanan untuk anak-anak panti. Ia pun mengajak anak-anak panti berdoa. Tak lama kemudian, Tuhan menjawab doa mereka. Seorang pembuat roti mengantarkan roti karena ia terpanggil untuk membuat roti bagi mereka. Seorang pengantar susu memberikan seluruh susu karena keretanya rusak tepat di depan panti dan khawatir susunya akan basi jika tidak segera dikonsumsi. Sungguh mukjizat yang tidak terduga.
Teks Alkitab yang kita baca merupakan bagian dari kisah Yosua memimpin bangsa Israel melawan lima raja Amori yang menyerang kota Gibeon. Yosua berdoa kepada TUHAN agar menolong bangsa Israel. Yosua meminta agar matahari berhenti di atas Gibeon dan bulan di atas lembah Ayalon. TUHAN mengabulkannya melalui mukjizat memperpanjang waktu siang yang melampaui hukum alam. TUHAN memperpanjang waktu siang sehingga tersedia cukup waktu bagi bangsa Israel untuk mengejar musuh dan meraih kemenangan.
Sahabat Senior, mukjizat yang Tuhan lakukan bagi Yosua menegaskan bahwa Dia mendengarkan permohonan seorang manusia, sekalipun permohonan yang diminta tampak tidak mungkin terjadi. Jika saat ini kita mengalami pergumulan, berdoalah memohon kepada Tuhan. Dia mau mendengarkan permohonan kita dan mewujudkan hal-hal yang tampak tidak mungkin terjadi.
DOA:
Allah Yang Maha Kuasa, terima kasih karena Engkau mau mendengarkan doa setiap orang, termasuk kami yang lemah ini. Kami mau selalu percaya kepada-Mu. Amin.
